====Seks Oral Akibatkan TUMOR Rongga Mulut and kanker!! =====
Seks oral ternyata tidak seaman yang dipikirkan banyak orang.
Meskipun risikonya tergolong kecil, namun para ilmuwan menemukan bukti kuat seks oral bisa memicu timbulnya kanker mulut.
Para peneliti sebenarnya sudah lama mencurigai infeksi penyakit seksual menular selain mengakibatkan kanker mulut rahim juga berkaitan dengan kanker rongga mulut.
Peneliti IARC (International Agency for Research on Cancer), di Lyon, Prancis, akhirnya mengonfirmasi dugaan tersebut.
"Seks oral dapat mengakibatkan kanker mulut," demikian tulisan dalam majalah New Scientist, Rabu (25/2), merujuk hasil riset terbaru IARC.
Kanker rongga mulut umumnya berbau dan bentuknya khas. Pada mulanya hanya menyerang sebagian besar bibir pasien.
Dalam penelitian ini, para peneliti melakukan riset terhadap lebih dari 1600 penderita kanker rongga mulut di Eropa, Kanada, Australia, Kuba dan Sudan, serta lebih dari 1700 orang sehat lainnya.
Pada tubuh penderita kanker mulut terdapat human papilloma virus (HPV) --yang dikenal sebagai HPV16-- yang dapat memacu timbulnya kanker. Setelah diamati, orang-orang ini lebih sering melakukan seks oral ketimbang rekan-rekannya yang tak terinfeksi HPV.
"Para peneliti berpendapat, baik "cunnilingus" maupun "fellatio" dapat menginfeksi mulut," tulis majalah tersebut.
Perlu diketahui, yang disebut seks oral adalah: stimulasi genital pasangan dengan mulut atau lidah. Praktik ini dinamakan "cunnilingus", jika genital yang distimulasi adalah genital perempuan, dan "fellatio" jika genitalnya adalah genital pria.
Raphael Viscidi, seorang peneliti virus yang terlibat dalam riset ini yakin bahwa temuan ini semakin memperkuat kaitan antara HPV dan kanker rongga mulut.
Penelitian ini melibatkan jumlah responden yang cukup besar dari berbagai negara. "Saya kira riset ini akan mampu meyakinkan banyak orang," ujar Viscidi.
Selama ini, minum minuman yang beralkohol dan rokok ditengarai mengakibatkan 75-90 persen kasus kanker mulut. Kombinasi asap rokok dan alkohol menghasilkan senyawa-senyawa yang bisa memicu munculnya tumor ganas rongga mulut.
Belum lama berselang, sejumlah peneliti berhasil mengembangkan vaksin untuk mencegah kanker mulut rahim. Diperkirakan, vaksin ini juga efektif untuk mencegah kanker mulut.
"Vaksin ini diperkirakan dapat pula mencegah infeksi pada mulut," tulis majalah New Scientist.
Banyak orang menganggap seks oral lebih intim dibandingkan hubungan seksual yang biasanya. Namun, karena alasan higiene, sebagian orang enggan melakukan atau menerima seks oral.
Pria biasanya melaporkan tingkat kenikmatan yang lebih tinggi dalam memberikan dan menerima seks oral. Mereka sering mengatakan kepada peneliti bahwa mereka menginginkannya lebih sering dibandingkan yang diinginkan oleh pasangannya.
Seks oral beberapa waktu lalu juga "digemari" wanita pekerja seks. Para pekerja seks ini, melakukan seks oral untuk menghindari penularan berbagai jenis penyakit kelamin terhadap dirinya.
Tetapi, kenyataannya seks oral justru bisa menularkan berbagai macam penyakit, terutama jika alat kelamin mengalami luka kecil.
Selain mengakibatkan kanker mulut, hasil evaluasi sejumlah penelitian menunjukkan penularan HIV bisa pula menyebar lewat seks oral.
Kebanyakan penularan infeksi HIV melalui seks oral terjadi pada laki-laki homoseksual, tetapi bisa juga terjadi pada wanita lesbian.
Untuk menghindari tertularnya penyakit, pelaku seks oral diimbau menggunakan kondom sebagai pengaman. Apalagi, kondom yang diproduksi dibuat bervariasi bahkan dengan berbagai macam rasa, misalnya rasa jeruk dan strawberry.
Di Amerika Serikat hampir 90 persen pelacur meminta "pasangannnya" memakai kondom saat berseks oral. Tetapi di Indonesia langkah ini agaknya belum dilakukan.
=============================================
intinya...ngoral ama orang yg penyakitan tuh isa nular penyakitnya jg...n paling sial yah kena kanker..makanya jgn freesex!!!!BERBAHAYA!!!

orallah kepada orang2 yg bener2 km cintai n km percayai, anda tidak mao kan kl jadinya spt dibawah ini: brrrrrrr
Komentar
Posting Komentar